Fungsi-Fungsi DPR RI

Rp150.000

DPR sejatinya adalah output sistem partai politik dan pemilihan umum. DPR merupakan output dari pelaksanaan fungsi perkaderan dan rekrutmen calon pejabat publik partai politik. DPR juga output perilaku rakyat sebagai pemilih dalam pemilihan umum. Kedua saringan ini, partai dan pemilih, akan menentukan wajah DPR ke depan. Selain memperbaiki sistem input itu, sistem internal di dalam output (DPR) terusmenerus diperbaiki, sebagaimana dicatat buku ini. Inkonsistensi dalam pembangunan sistem harus dihindari sehingga sistem bisa bertahan lama dan kehidupan politik menjadi stabil. DPR mengalami pasang surut peran dari sejak kelahiran bangsa ini. Dinamika peran DPR yang dituntut semakin nyata adalah jiwa dari buku yang ditulis sahabat saya Desmond J. Mahesa ini. Dinamika ini sendiri sejatinya tidak memiliki garis finish. Kita tidak akan pernah sampai pada wujud DPR yang ideal. Karena fungsi dan perannya akan selalu digugat, seiring dengan perkembangan pemikiran masyarakat dan pemilihnya. (Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019) BUKU ini dapat menjadi rujukan dalam menelusuri fungsi­fungsi DPR dari masa ke masa hingga saat ini. Setiap masukan dan kritik terhadap fungsi­fungsi DPR menjadi semangat demi terus memperbaiki lembaga perwakilan rakyat yang hendaknya menjadi interpretasi kekuasaan rakyat. Esensi seorang wakil rakyat yang pertama­tama dan paling utama ialah sebagai penyuara bagi khalayak dan tiang pancang bagi common good bagi bangsanya. (Prof. Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan HAM, 2011-2014)

Silakan daftar atau login ke akun Kompas.id Anda untuk mulai bertransaksi di Gerai Kompas dan mendapatkan bonus CASHBACK (berupa poin yang dapat menjadi DISKON untuk transaksi selanjutnya).

Daftar/Login Sekarang

DPR sejatinya adalah output sistem partai politik dan pemilihan umum. DPR merupakan output dari pelaksanaan fungsi perkaderan dan rekrutmen calon pejabat publik partai politik. DPR juga output perilaku rakyat sebagai pemilih dalam pemilihan umum. Kedua saringan ini, partai dan pemilih, akan menentukan wajah DPR ke depan. Selain memperbaiki sistem input itu, sistem internal di dalam output (DPR) terusmenerus diperbaiki, sebagaimana dicatat buku ini. Inkonsistensi dalam pembangunan sistem harus dihindari sehingga sistem bisa bertahan lama dan kehidupan politik menjadi stabil. DPR mengalami pasang surut peran dari sejak kelahiran bangsa ini. Dinamika peran DPR yang dituntut semakin nyata adalah jiwa dari buku yang ditulis sahabat saya Desmond J. Mahesa ini.

Dinamika ini sendiri sejatinya tidak memiliki garis finish. Kita tidak akan pernah sampai pada wujud DPR yang ideal. Karena fungsi dan perannya akan selalu digugat, seiring dengan perkembangan pemikiran masyarakat dan pemilihnya. (Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019) BUKU ini dapat menjadi rujukan dalam menelusuri fungsi­fungsi DPR dari masa ke masa hingga saat ini. Setiap masukan dan kritik terhadap fungsi­fungsi DPR menjadi semangat demi terus memperbaiki lembaga perwakilan rakyat yang hendaknya menjadi interpretasi kekuasaan rakyat. Esensi seorang wakil rakyat yang pertama­tama dan paling utama ialah sebagai penyuara bagi khalayak dan tiang pancang bagi common good bagi bangsanya. (Prof. Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan HAM, 2011-2014)

Weight 0,6 kg
Dimensions 23 × 15 × 3 cm
Penulis

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Tahun terbit

Halaman

672 halaman

Genre

Law

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

SKU: KMN582012056 Categories: ,