Ombak Perdamaian – Inisiatif dan Peran JK Mendamaikan Aceh

Rp10.000

Ketika tsunami melanda Aceh 26 Desember 2004, orang menyambutnya dengan duka yang mendalam, bahkan nyaris berwujud keputusasaan. Tetapi tidak bagi Jusuf Kalla. Ia selalu melihat peristiwa dari kaca mata berbeda.

Bagi JK, setiap krisis adalah peluang untuk mengubah keadaan. Dengan logika dan pengalamannya yang panjang saat mendamaikan Poso dan Ambon, ia tiba pada kesimpulan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca-tsunami tidak akan berjalan efektif bila konflik bersenjata terus bergolak. Buku ini mengungkap cerita di balik layar perundingan Helsinki yang berujung pada perdamaian Aceh. Tsunami yang kerap dipandang sebagai musibah, sesungguhnya juga membawa berkah.

Clear

SKU: KOIDRTLPBKBKU070000 Categories: , , Tags: , , , ,

Description

Ketika tsunami melanda Aceh 26 Desember 2004, orang menyambutnya dengan duka yang mendalam, bahkan nyaris berwujud keputusasaan. Tetapi tidak bagi Jusuf Kalla. Ia selalu melihat peristiwa dari kaca mata berbeda.

Bagi JK, setiap krisis adalah peluang untuk mengubah keadaan. Dengan logika dan pengalamannya yang panjang saat mendamaikan Poso dan Ambon, ia tiba pada kesimpulan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca-tsunami tidak akan berjalan efektif bila konflik bersenjata terus bergolak. Buku ini mengungkap cerita di balik layar perundingan Helsinki yang berujung pada perdamaian Aceh. Tsunami yang kerap dipandang sebagai musibah, sesungguhnya juga membawa berkah.

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 23 × 15 cm
ISBN

978-979-709-897-1

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Fenty Effendy

Tanggal Terbit

2015

Jumlah Halaman

256

Ukuran

15 x 23 cm

Tujuan Pengiriman