Cerpen Pilihan Kompas 1993 – Pelajaran Mengarang

Rp65.000

Mereka semua berharap banyak, terlalu banyak, pada ruang cerpen di surat kabar, sebab peran majalah sastra sudah lama menyusut. Harus kita akui, bahwa cerpen-cerpen terbaik di Indonesia selama lima tahun terakhir muncul di Kompas dan di Matra, bukan di Horison. Sungguh mengagetkan, begitu kita menyadari tiba-tiba, bahwa ”kesehatan” sastra kita amat tergantung kepada para redaktur cerpen itu. Tapi juga menggembirakan, kalau dengan itu para penulis cerpen dibebaskan dari (sebagian) tradisi sastra yang membelenggu. (Nirwan Dewanto)

Demikianlah, semua cerpen dalam Pelajaran Mengarang ini sangat menyenangkan. Masing-masing pengarang mempunyai kelebihan sendiri-sendiri. (Budi Darma)

Clear

SKU: KOIDRTLPBKBKU156000 Categories: , , Tags: , , , , , , ,

Description

Cerpen Pilihan Kompas 1993 – Pelajaran Mengarang

Penulis-penulis Terpilih
Seno Gumira Ajidarma
Bre Redana
Radhar Panca Dahana
Hamsad Rangkuti
Julius Siyaranamual
Beni Setia
Putu Wijaya
Satyagraha Hoerip
Slamet Nurzaini
Ratna Indraswari Ibrahim
Bondan Winarno
Bakdi Sumanto
Gde Aryantha Soethama
Harris Effendi Thahar

Mereka semua berharap banyak, terlalu banyak, pada ruang cerpen di surat kabar, sebab peran majalah sastra sudah lama menyusut. Harus kita akui, bahwa cerpen-cerpen terbaik di Indonesia selama lima tahun terakhir muncul di Kompas dan di Matra, bukan di Horison. Sungguh mengagetkan, begitu kita menyadari tiba-tiba, bahwa ”kesehatan” sastra kita amat tergantung kepada para redaktur cerpen itu. Tapi juga menggembirakan, kalau dengan itu para penulis cerpen dibebaskan dari (sebagian) tradisi sastra yang membelenggu. (Nirwan Dewanto)

Demikianlah, semua cerpen dalam Pelajaran Mengarang ini sangat menyenangkan. Masing-masing pengarang mempunyai kelebihan sendiri-sendiri. (Budi Darma)

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 21 × 14 cm
ISBN

978-602-412-167-9

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Cerpenis Kompas

Tanggal Terbit

2016

Jumlah Halaman

170

Ukuran

14 x 21 cm