Double Track 727 Kilometer

Rp10.000

Setelah 150 tahun terbengkalai, akhirnya jalur ganda KA lintas utara Jawa dibangun kembali. Suatu momentum yang bukan saja membanggakan bangsa Indonesia, namun juga menjadi tonggak revolusioner, khususnya dunia perkeretaapian. Buku ini merangkum kisah suka-duka dari sejak persiapan hingga terselesaikannya mega infrastruktur tersebut. Semuanya terbungkus dalam harapan sederhana, bahwa kita menuju titik terang transformasi transportasi.

Untuk melakukan pembelian, silahkan login.

Description

Setelah 150 tahun terbengkalai, akhirnya jalur ganda KA lintas utara Jawa dibangun kembali. Suatu momentum yang bukan saja membanggakan bangsa Indonesia, namun juga menjadi tonggak revolusioner, khususnya dunia perkeretaapian. Buku ini merangkum kisah suka-duka dari sejak persiapan hingga terselesaikannya mega infrastruktur tersebut. Semuanya terbungkus dalam harapan sederhana, bahwa kita menuju titik terang transformasi transportasi.

Keberadaan jalur ganda lintas utara diharapkan akan dapat mengurangi beban jalan Pantura dalam mengangkut logistik, sehingga dana pemeliharaan jalan Pantura pun dapat dialihkan untuk memperbanyak jaringan rel KA di pulau-pulau lain di Indonesia. – Darmaningtyas Ketua Institut Studi Transportasi dan Ketua Bidang Advokasi

Masyarakat Transportasi Indonesia Pemerintah baru perlu melanjutkan, agar yang menjadi target prioritas berikutnya adalah melanjutkan jalur ganda dari Surabaya ke Banyuwangi. – Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi periode 2010-2015

Prestasi 150 tahun lalu, yang dilaksanakan Pemerintah Hindia Belanda kini tercipta lagi di tengah bentangan interkoneksitas perhubungan dalam peradaban moderen. Tinggal bagaimana semua pihak terkait membangun interkoneksitas sektoral: Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan, dan lain sebagainya. – Effendi Gazali,Ph.D,MPS ID

Untuk mendukung Koridor Ekonomi Jawa, PT KAI telah memesan 1.200 gerbong baru untuk angkutan peti kemas. – Ignasius Jonan Direktur Utama PT KAI

Jalur ganda mempersingkat waktu tempuh, sekaligus meminimalisir resiko kerugian usaha. РFedie Nugroho  Pengusaha Agrikultur

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 14 × 21 cm
ISBN

978-979-709-875-9

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Bambang Susantono

Tanggal Terbit

2014

Jumlah Halaman

232

Ukuran

14 x 21 cm