Ekonomi Politik Daulat Rakyat Indonesia – Pancasila Sebagai Acuan Paradigma

Rp98.000

Ekonomi politik yang bersemangatkan Pancasila seperti itu, sebagaimana termaktub dalam pasal-pasal UUD 1945, pada masa kini harus disiasati dengan kritis pada aliran neoliberal. Selain itu, juga harus kritis terhadap aliran sosialis utopian Marxis-Leninis, kalau masih ada dan relevan. Maka, kooperasi Hatta yang sosialis religius dan pengentasan kemiskinan serta pelestarian lingkungan Sajogyo yang sosialis neopopulis adalah jalan pembangunan yang adil dan berkelanjutan, yang seyogyanya ditempuh bangsa pada milenial ini.

Clear

Description

Berdiri pada alas Dasar Negara Pancasila sebagai Paradigma Kerja (acuan etika sekaligus penuntun visi misi ke depan), buku ini berusaha mencari bentuk baru dari sintesis milenial lampau dari para bapak ibu pendiri bangsa, utamanya Soekarno- Hatta, ke sintesis milenial kini. Dirangkum melalui tesis apa yang disebut ekonom “Mafia Berkeley” (Widjojo, dkk.) berdialog-kontras, dengan anti-tesis ekonom sosial “as UGM-IPB” (Mubyarto-Sajogyo), di mana Emil Salim—ekonom lingkungan hidup merupakan jembatan bagi kedua kutub.

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 15 × 23 × 3 cm
Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Francis Wahono

Bentuk

Cetak