Indeks Drainase dan Banjir Perkotaan

Rp85.000

Indeks layanan drainase menggambarkan kondisi prasarana yang selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan kegiatan yang perlu dilakukan dalam menjaga fungsi layanan drainase secara efektif, efisien, dan optimal. Indeks layanan drainase mencakup aspek teknis maupun aspek non-teknis untuk menjamin integrasi dan keberlanjutan dari suatu jaringan drainase (specific) dan dapat diukur (measurable) guna menentukan prioritas penanganan dan operasional (achievable), sesuai dengan kebijakan tingkat layanan drainase yang berlaku (relevant), dalam kurun waktu tertentu dan dapat diperbaharui sesuai kebutuhan (timely).

Clear

Description

Mewujudkan kota yang maju dan berkelanjutan menjadi tugas bersama pemerintah dan masyarakat. Drainase ramah lingkungan merupakan terobosan penting untuk optimasi peresapan air dan meminimalkan genangan air. Harus ada integrasi dalam pengelolaan sumber daya air dari hulu hingga hilir (one river, one plan, and one integrated management). Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar., M.Sc (Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan, Kabinet Kerja 2014-2019)

Air dan ruang merupakan kesatuan sistem dari sisi ekosistem maupun sistem sosial ekonomi. Ruang/ lahan berfungsi menyimpan dan mengatur perilaku air serta sebaliknya air akan memengaruhi kinerja lahan. Optimasi interaksi yang harmoni dilakukan dengan mengintegrasikan perencanaan pola ruang perkotaan dan pengelolaan sumber daya air merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Dr. Sofyan A. Djalil, SH., M.A., M.ALD (Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kabinet Kerja 2016-2019)

Konsep drainase yang diaplikasikan sebagian pengambil kebijakan di Indonesia masih memakai konsep konvensional yaitu mengalirkan air secepat mungkin ke hilir. Paradigma seperti ini harusnya mulai diubah dengan bagaimana memasukkan air sebanyak banyaknya ke dalam tanah. Paradigma tersebut dibutuhkan jika masyarakat tidak ingin merasakan permasalahan banjir dan kekeringan. Ridwan Kamil, ST., MUD (Gubernur Jawa Barat, periode 2018-2023)

Layanan infrastruktur drainase perkotaan dipengaruhi oleh aspek teknis dan aspek non-teknis. Buku ini menjelaskan temuan yang menarik bahwa aspek teknis seperti kapasitas sistem dan pola pengaliran berkontribusi sebesar 73% terhadap tingkat layanan jaringan drainase perkotaan. Sedangkan aspek non teknis yang mencakup manajemen kelembagaan, peran masyarakat-swasta, sosial budaya ekonomi serta aspek hukum berkontribusi sebesar 27%. Harapannya temuan ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat sehingga penanganan drainase bisa tepat waktu, mutu dan sasarannya. Prof. Dr. Ir. Muhamad Bisri, MS (Guru Besar Teknik Pengairan, Universitas Brawijaya)

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 15.5 × 23.5 × 3 cm
ISBN

978-623-241-023-7

Jumlah Halaman

232

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Aris Subagiyo, Hari Suprayogi, Pitojo Tri Juwono

Tanggal Terbit

2019

Bentuk

Cetak