Lawan Diabetes Melitus dengan Kedondong Hutan

Rp70.000

Buku Lawan Diabetes Melitus dengan Kedondong Hutan juga menyajikan bahasan tentang budidaya kedondong hutan yang mencakup syarat pertumbuhan, teknik budidaya, manajemen lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hama dan penyakit, pemanenan, dan konservasi. Selain itu, buku ini menyajikan informasi loloh cemcem dari Desa Penglipuran secara detail dari aspek botani, etnobotani, sejarah, cara pembuatan sampai supply chain produksi loloh cemcem. Informasi tentang ramuan dan nonramuan loloh cemcem dan konsep zero waste serta upaya pelestarian kedondong hutan juga tersaji dalam buku ini. Buku ini diharapkan dapat lebih mengenalkan potensi tumbuhan lokal kepada masyarakat dan meningkatkan atensi public terhadap pengembangan sumber daya hayati untuk meningkatkan kemandirian bangsa.

Untuk melakukan pembelian, silahkan login.

Description

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis dengan kasus yang cukup tinggi di Indonesia. Penyakit ini tidak hanya menyerang kaum lanjut usia saja, tetapi juga kaum usia yang relatif muda. Hal ini karena diabetes militus tidak hanya disebabkan oleh faktor genetik (keturunan) saja, tetaapi gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat. Ada dua macam pendekatan untuk pengobatan diabetes melitus, yaitu farmakologi (obat) dan nonfarmakologi (tanpa obat). Pengobatan dengan pendekatan nonfarmakologi, salah satunya menggunakan tumbuhan seperti kedondong hutan.

Kedondong hutan secara turun-temurun diramu menjadi loloh (jamu), atau lebih dikenal dengan sebutan loloh cemcem. Loloh cemcem telah dikonsumsi oleh masyarakat Desa Penglipuran, Bali, sebagai minuman kesehatan seperti membantu mengatasi diabetes melitus. Penggunaan kedondong hutan sebagai minuman tradisional untuk mengatasi diabetes melitus juga ditemukan di negara-negara lain, seperti Sri Lanka dan India. Uji laboratorium menunjukkan bahwa kedondong hutan sudah teruji pada level preklinik, baik uji efektivitas farmakologi maupun uji toksisitas.

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 13 × 19 × 3 cm
Ukuran

13 x 19 cm

Bentuk

Cetak

Penulis

Wawan Sujarwo, Ary Prihardhyanto Keim, dan Fitriana Hayyu Arifah

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.