Membela Angkutan Umum

Rp95.000

Dari Sumatera Utara hingga Gorontalo, dari Padang, Sumatera Barat, hingga pedalaman Flores. Satu per satu daerah dijelajahinya demi menampilkan profil angkutan umum di dalam buku ini. Ternyata, tiap daerah mempunyai angkutan umum yang unik. Ada Bentor Siantar yang dihela moge Inggris, dan ada juga otokol, angkutan yang tak hanya mengangkut manusia tetapi juga kuda.

Clear

SKU: KOIDRTLPBKBKU072000 Categories: , , Tags: , , , ,

Description

Dari Sumatera Utara hingga Gorontalo, dari Padang, Sumatera Barat, hingga pedalaman Flores. Satu per satu daerah dijelajahinya demi menampilkan profil angkutan umum di dalam buku ini. Ternyata, tiap daerah mempunyai angkutan umum yang unik. Ada Bentor Siantar yang dihela moge Inggris, dan ada juga otokol, angkutan yang tak hanya mengangkut manusia tetapi juga kuda.

Eka Sari Lorena, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ORGANDA (Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan) juga mengunjungi dua museum transportasi di Indonesia.

Perjalanan tersebut jelas bukan perjalanan biasa. Perjalanan Eka juga sekaligus penziarahan bagi dirinya untuk lebih memahami bisnis angkutan umum, pelaku usaha, sekaligus pengemudi angkutan umum.

Sayangnya, belum tentu angkutan umum di pelbagai daerah di Indonesia dapat bertahan selama-lamanya. Ada banyak tantangan, mulai dari minimnya keberpihakan terhadap angkutan umum hingga persaingan dengan kendaraan pribadi.

Kini Eka, salah seorang dari The 20 Most Powerful Women 2013 dan 2014 versi majalah Fortune Indonesia, seusai menuntasan penziarahannya makin bertekad membela angkutan umum. Pembelaan itu bukan sekadar demi masa depan industri angkutan umum, melainkan demi tetap terlayaninya masyarakat.

Mari dukung langkah Eka untuk MEMBELA ANGKUTAN UMUM….

Additional information

Weight 0.5 kg
Dimensions 24 × 17 cm
ISBN

978-979-709-927-5

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Eka Sari Lorena Soerbakti

Tanggal Terbit

2015

Jumlah Halaman

112

Ukuran

17 x 24 cm