Operasi Sandi Yudha – Menumpas Gerakan Klandestin

Rp54.000

Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono pada tahun 1968 pernah bertugas di Kalimantan Barat (1968 ) sebagai perwira  muda dari pasukan elite Puspassus (cikal bakal Kopassus sekarang). Ketika itu ia tergabung dalam Detasemen Tempur 13 yang ditugasi melaksanakan operasi para-komando. Di masa penugasan yang kedua ia tergabung dalam Sa­tuan Tugas 42 yang diberi tanggung jawab melaksanakan operasi Sandi Yudha. Pada masa itulah Hendropriyono me­nerapkan taktik anti-inserjensi dan klandestin yang disebut ”Operasi Balik”, yaitu operasi yang menghadapkan musuh dengan musuh.

Untuk melakukan pembelian, silahkan login.

Description

Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono pada tahun 1968 pernah bertugas di Kalimantan Barat (1968 ) sebagai perwira  muda dari pasukan elite Puspassus (cikal bakal Kopassus sekarang). Ketika itu ia tergabung dalam Detasemen Tempur 13 yang ditugasi melaksanakan operasi para-komando. Di masa penugasan yang kedua ia tergabung dalam Sa­tuan Tugas 42 yang diberi tanggung jawab melaksanakan operasi Sandi Yudha. Pada masa itulah Hendropriyono me­nerapkan taktik anti-inserjensi dan klandestin yang disebut ”Operasi Balik”, yaitu operasi yang menghadapkan musuh dengan musuh.

Tugas pasukan Sandi Yudha adalah melaksanakan perang inkonvensional, perang yang tidak tunduk kepada hukum internasional.  Inconventional warfare yang pernah terjadi di medan pertempuran Kalimantan Utara (Inggris) dan kemudian di Kalimantan Barat (Indonesia), diceritakan Hendropriyono dalam konteks siasat, yaitu metode yang mencakup tataran strategi sampai tataran taktis/teknis operasional.  Dengan melakukan kilas balik ingatan terhadap pelaksa­naan operasi Sandi Yudha sekitar empat dekade yang lalu, diharapkan kita bisa menemukan metode yang paling te­pat dalam perang teror-anti teror pada masa kini.

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 21 × 14 cm
ISBN

978-979-709-713-4

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

A.M. Hendropriyono

Tanggal Terbit

2013

Jumlah Halaman

202

Ukuran

14 x 21 cm

You may also like…