SR. Andre Lemmers, FCJM – Penolong Bibir Sumbing dari Spaarndam

Rp75.000

“Kalian mau menghalang-halangi saya? Kalau kaliamenghalang saya lebih aktif kerja. Sebaliknya yang kalian dapat tidak ada. Kalian lihat saja, saya tidak akan berhenti untuk menolong orang lain”.

Clear

SKU: KOIDRTLPBKBKU14000000 Categories: , , Tags: , , ,

Description

TUMBUH sebagai gadis perkasa di Belanda. Di Indonesia malah disebut “BapakSumbing”. Seperti itulah sosok Theodora Antonia Maria Lemmers yang lahir darikeluarga sederhana. Sejak ibunya sakit, dia harus menjadi pembantu rumah tangga.Pekerjaan pria—seperti mengolah kebun dan memerah sapi milik tetangga—juga dilakukan. Uang hasil keringatnya sebagian dia gunakan untuk foya-foya bersama teman-temannya di kafe. Kehidupan gadis yang biasa dipanggil Ted ini berubah setelah menjadi biarawati.

PANGGILAN hidupnya menjadi misionaris di Indonesia bukan untuk membaptis orang lain, tetapi membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Berbagai kegagalan menghadang. Namun, niatnya tak pupus. Tekadnya sudah bulat. Sr. Andre, begitu nama yg disandang ketika menjadi suster FCJM. KARYA pertama di tanah misi adalah mendampingi masyarakat sederhana di Irian, nama Papua waktu itu. Usahanya tak mudah karena sebagai pendatang baru dianggap mau mengubah program yang ada. Di samping itu, nyamuk pun tak bersahabat dengan menularkan malaria. Setelah kembali ke Belanda, Sr. Andre tak menyangka dapat berkarya lagi di Indonesia. Kali ini, waktunya lebih panjang. Indonesia menjadi tanah air kedua setelah diambil sumpah menjadi WNI tahun 1984.

KETERAMPILANNYA sebagai perawat dan tukang bangunan, sangat berguna dalam karya-karya yang dilakukan. Mulai dari klinik mobil untuk masyarakat miskin, program gizi untuk balita, PKK, panti asuhan, panti wreda, dll. Namanya pun melekat pada pasien-pasien dari keluarga sederhana yang menderita bibir sumbing, lukaluka bakar, hidrosefalus, tumor, dll. SEMUA dijalani dengan berbagai tantangan yang tak mudah. Berbagai hambatan pembangunan balai pengobatan untuk keluarga-keluarga miskin tak membuatnya mundur meski berhadapan dengan todongan celurit dan pistol, atap biara dibakar, hingga mencari dana besar untuk operasi pasien-pasien yang membutuhkan.

LEWAT Yayasan Sinar Pelangi, dia membangun karya penuh kasih bagi sesamanya.

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 15 × 23 cm
ISBN

978-602-412-746-6

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

A. Bobby Pr., Yayasan Sinar Pelangi

Tanggal Terbit

2019

Jumlah Halaman

344

Ukuran

15 x 23 cm