The Arab Spring: Tantangan dan Harapan Demokratisasi

Rp89.000

“Buku ini mengajak pembaca untuk secara serius—karena ditulis secara ilmiah—memahami apa yang dimaksud dengan The Arab Spring di Timur Tengah. Ini yang membedakannya dengan buku-buku lain yang juga membahas The Arab Spring dalam bahasa Indonesia. Meski ditulis secara ilmiah, buku ini tetap mudah dipahami dan enak dibaca. Penting untuk dibaca para mahasiswa jurusan hubungan internasional dan siapa saja yang berminat pada masalah-masalah internasional.” (Trias Kuncahyono, penulis buku Tahrir Square, Jantung Revolusi Mesir)

Clear

Description

Tahun 2011 menjadi tahun bersejarah di Timur Tengah dan merupakan momentum kebangkitan people power untuk menggulingkan rezim otoriter yang sudah lama berkuasa. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan The Arab Spring. Namun, dalam perjalanannya, impian masyarakat Arab itu tidak berjalan dengan mudah. Buku ini mencoba memotret peluang dan tantangan demokratisasi di negara-negara Arab pasca-The Arab Spring. Ada tiga negara, yaitu Tunisia, Mesir, dan Suriah, yang menjadi fokus kajian buku ini. Ternyata, kepentingan Amerika Serikat (AS) muncul sebagai pemicu upaya demokratisasi. AS tidak segan-segan menghambat demokratisasi di negara dengan pemimpin yang tidak pro- Barat. Tidak heran jika demokratisasi di negara-negara Arab hanya dianggap sebagai proyek politik AS untuk menjaga kepentingan nasionalnya. Dari buku ini, kita dapat bercermin dengan keadaan di Indonesia. Apakah hal itu juga terjadi?

Additional information

Weight 0.3 kg
Dimensions 14 × 21 × 3 cm
ISBN

978-602-412-843-2

Jumlah Halaman

232

Penerbit

Penerbit Buku Kompas

Penulis

Ahmad Sahide

Tanggal Terbit

2019

Bentuk

Cetak